Cara Blokir Nomor Kendaraan Bermotor

Cara Blokir Nomor Kendaraan Bermotor – Saya menulis ini khusus untuk warga DKI Jakarta yang mobilnya dikenakan pajak progresif. Apa itu pajak progresif? Mengapa saat ini hanya DKI Jakarta yang menerapkan sistem pajak progresif?

– Pajak progresif adalah tarif pemungutan pajak yang meningkat secara persentase berdasarkan jumlah yang dijadikan dasar pengenaan pajak, dengan persentase yang meningkat dengan jumlah tertentu pada setiap kenaikan.

Cara Blokir Nomor Kendaraan Bermotor

Cara Blokir Nomor Kendaraan Bermotor

Jadi semakin banyak mobil (sepeda motor/mobil) yang dimiliki, maka semakin tinggi pula pajak yang dikenakan pada setiap kendaraan. Kemajuan ini berlaku untuk semua jenis kendaraan di kartu keluarga Anda. Misalnya, jika Anda memiliki satu mobil dan dua sepeda motor, maka hanya sepeda motor kedua yang akan dikenakan pajak progresif.

Aplikasi Cek Blokir Kendaraan

Untuk menghindari pajak progresif ini, kami dapat menghapus atau memblokir data kepemilikan kendaraan Anda yang ada. Hal ini biasa terjadi pada mobil yang sudah terjual namun belum dibekukan dan pembelinya belum menyelesaikan proses pengalihan kepemilikan. Jangan khawatir. Pemblokiran kendaraan ini tidak dipungut biaya (disebut juga gratis).

Saya juga mengalami situasi ini. Setelah membeli kendaraan bertransmisi otomatis pada awal tahun 2020, saya mendapat pemberitahuan bahwa sepeda motor saya dikenakan pajak progresif sekunder. Kok malah di kartu keluarga kita ada dua sepeda motor (Barre’s dan yang baru saya beli) yang berarti sepeda motor saya kena pajak progresif pertama. Hal ini juga terjadi pada orang tua saya, dan ketika mereka pergi untuk memeriksa sepeda motor ibu saya, apakah mereka harus membayar pajak progresif 6%? Ibu saya hanya mempunyai dua sepeda motor, salah satunya dikendarai oleh kakak saya. Tak heran jika para ibu harus membayar pajak sepeda motor hingga Rp 800.000 per sepeda motor. Harga rata-rata sepeda motor matic kurang dari Rp 300.000.

Jika dilihat dari foto di atas, terlihat sepeda motor Ibu terdaftar sebagai kendaraan ke-7 dan kena pajak progresif ke-6, lalu bagaimana bisa ia memiliki kendaraan sebanyak itu? Ayah saya diketahui sudah beberapa kali menjual mobil sejak tahun 1997, namun tidak pernah berhenti. Pembelinya bahkan tidak tertarik untuk mengalihkan kepemilikan. Sebenarnya saya punya sepeda motor lain atas nama saya. Artinya, Anda harus memiliki 8 sepeda motor. Sejak Anda mengganti kartu keluarga, data sepeda motor Anda akan dipindahkan ke kartu keluarga yang baru. Nah, kejadian ini menyadarkan saya bahwa akhirnya saya harus menghentikan mobil tua ini.

Apakah perawatannya mudah? Saya mencari secara online dan sepertinya mudah. Proses pemblokiran ini juga dapat dilakukan secara online melalui https://pajakonline.jakarta.go.id/. Anda harus melakukan praregistrasi dengan KTP dan NPWP sebelum menyelesaikan proses pemblokiran. Karena Mama tidak memiliki NPWP, kami memutuskan untuk memprosesnya secara offline di kantor Samat Jakarta Selatan di Jalan Jendaral Sudirman. Apalagi saya khawatir dengan pajak sepeda motor saya, pajak sepeda motor paman saya, dan pajak sepeda motor saudara laki-laki saya. Untuk benar-benar membayar pajak sepeda motor tahunan, Anda bisa melalui Sansat Seluler atau online. Karena Braze terlambat, dia harus berangkat ke Sansat Jakarta Selatan (sesuai KTPnya). Jadi, saya pikir alangkah baiknya jika masalah kemacetan di kartu keluarga bisa diselesaikan semuanya dalam satu hari.

Dua Keuntungan Blokir Kendaraan Yang Telah Dijual

Perlu diketahui, mulai pertengahan tahun 2020 hingga saat ini, pembayaran pajak sepeda motor secara online belum bisa dilakukan. Jadi kita harus pergi ke Samat. Jadi kami putuskan untuk langsung terjun ke tengah pandemi ini.

Informasi yang saya terima sebagian besar berasal dari media online dan cetak seperti Kompas, Tribun News, dll. Persyaratan umum adalah sebagai berikut:

Terlepas dari semua persyaratan yang tercantum di atas, apakah semudah itu? Gampang banget, tapi mengatur 3 orang yang ingin saya blokir malah jadi ribet. Nah, berikut beberapa saran berdasarkan pengalaman nyata bagi mereka yang ingin memblokir kendaraannya secara offline:

Cara Blokir Nomor Kendaraan Bermotor

1. Apabila memerlukan surat kuasa untuk semua nomor dokumen, siapkan nomor 1, 4, dan 5. 5Surat kuasa dikenakan bea materai minimal 10.000 rupee. Karena saya mengeluarkan uang 6.000 rupee, saya harus menggunakan dua prangko. Selain nomor dokumen tersebut, siapkan stempel tambahan sebesar Rp 10.000 untuk dijadikan enam.

Balai Lelang Caready, Beli Mobil Bekas, Motor Bekas, Aman Terpercaya

2. Persiapkan fisik, sarapanlah yang bergizi terlebih dahulu, dan berangkatlah lebih awal agar bisa tenang. Saat ini Sammat hanya buka pada hari Senin hingga Jumat. Sebenarnya saya datang hari Sabtu kemarin (karena biasanya buka di hari Sabtu) dan kantor pelayanannya tutup. Oke, Zonk. Bukankah ini sangat penting?

3. Masuk gedung Sansat Jakarta Selatan sebelah kiri. Anda harus menunjukkan identitas Anda (KTP/SIM) untuk menukarkan kartu tamu Anda. Lalu masuk ke Semua Informasi (masih level 1). Yang penting disini tidak boleh naik atau turun tangga (karena tidak ada lift). Serahkan KTP/KK Anda di bagian informasi Samsat dan nyatakan bahwa Anda menginginkan lembar pemeriksaan kemajuan. Disediakan tabel data kendaraan yang nantinya akan dijadikan salah satu syarat pemblokiran. Saya menambahkannya karena tidak tercantum di atas.

4. Ruang penahanan berada di lantai 3, dan di ujung sana terdapat meja resepsionis yang meminta sertifikat penahanan (dokumen nomor 6). Jika Anda lupa membawa prangko, Anda bisa membelinya di sini. Mulai 1 Januari 2020, pemerintah mulai mengenakan pajak pendaftaran tunggal atau Rp 10.000. Sementara itu, R.P. Tarif bea materai 3.000 dan materai 6.000 akan tetap berlaku selama masa transisi. Jadi kalau pakai 6.000 dan 3.000, bisa dijumlahkan dengan cara mengalikannya. Oh iya, laporan ini hanya bisa diisi oleh pemilik kendaraan, jadi bagi yang menggunakan surat kuasa harus pulang dulu dan keesokan harinya kembali lagi. Hahaha karena pernyataan ini tidak bisa ditulis oleh penerima kuasa. Padahal saya sudah mengisinya, petugas polisi menyuruh saya kembali lagi besok. Hahaha ini tidak berlaku bagi orang yang menjaga dirinya sendiri. Penghentian sepeda motor atas nama saya selesai hari itu juga.

5. Silakan isi semua dokumen kecuali nomor dokumen. Sepeda motor tidak tahu dimana letak hutan, jadi tidak perlu tahu. Oh ya, kita bisa memasukkan lebih dari satu kendaraan atas nama kita dengan satu perintah.

Cara Urus Stnk Mati 2 Tahun, Agar Data Tidak Dihapus Pemerintah

6. Harap menunggu panggilan setelah perwakilan menerima lamaran Anda (jika Anda belum membaca informasi di papan buletin counter, kemungkinan besar lamaran tersebut akan ditolak). Apa yang kamu panggil? Jangan khawatir. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memberikan bukti pemblokiran. Ini adalah bukti resmi bahwa kendaraan telah berhenti. Sehingga kini masyarakat pengguna sepeda motor bingung membayar pajak dan harus mengganti nama terlebih dahulu.

7. Selesai! Periksa aplikasi sebelumnya. Dan masuklah… Dulu ada tiga mobil di kartu keluarga, tapi sekarang hanya tersisa dua. Setelah proses pemblokiran selesai maka proses pembayaran pajak motor tahunan telah selesai. Sebelumnya pajak progresif sepeda motor saya adalah ₹336.000 (pajak progresif kedua), namun setelah diblokir pajaknya berubah menjadi ₹280.000 (pajak progresif pertama).

Kendaraan roda dua milik Ibu baru bisa dihentikan keesokan harinya. Pajak mobil bekas Mama diubah dari Rp 600.000 menjadi Rp 300.000. Rasanya ada 5 mobil yang macet haha.

Cara Blokir Nomor Kendaraan Bermotor

Ini sangat sederhana, bukan? Tapi sejujurnya, saya sangat senang di sana. Jadi, dengan pengalaman ini, akan lebih mudah untuk memblokirnya di lain waktu. Agak rumit bagi mereka yang menggunakan surat kuasa dan Anda harus kembali keesokan harinya. Saya rasa saya akan mencoba metode online nanti. Siapa yang tahu apakah Anda bisa melakukannya atau tidak.

Cara Blokir Stnk Kendaraan Bermotor Yang Sudah Dijual Ke Orang Lain

Mengapa pengolah kata pemerintah selalu menjadi musuh? Saat saya bolak-balik menjalani proses permohonan visa dan menyiapkan dokumen, segalanya menjadi rumit. Sesampainya di kantor lokasi, tinggal antri, serahkan dokumen, periksa, lalu pulang. Memang rumit pada awalnya, tetapi pada hari besarnya, yang harus Anda lakukan hanyalah mengikuti jalan yang jelas. Sedangkan di Sammat kemarin, kami harus mengulangi pertanyaan-pertanyaan yang tidak jelas di sana-sini saat menangani masalah pemekaran dan pemblokiran STNK. Seolah-olah tidak ada aturan baku. Hal ini tak jauh berbeda dengan penanganan perpindahan PLN. Ih, mau piknik. Seorang warga menunjukkan surat keterangan membayar pajak mobil di rumah atau online di Panarucan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26 Maret 2020). Pembayaran online disebabkan SomeSat menghentikan pembayaran tatap muka untuk mencegah penyebaran COVID-19 (Foto Antara/Seno).

JAKARTA, Kompass.com – Pemprov DKI Jakarta menerapkan pajak progresif bagi pemilik kendaraan yang memiliki beberapa mobil atau sepeda motor dengan nama dan alamat yang sama.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2015 beserta perubahan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pajak Kendaraan Bermotor dan Besaran Pajak Progresif Orang Pribadi yang dipungut untuk setiap kepemilikan pertama.

Oleh karena itu, pemilik kendaraan yang membeli, menjual, atau memindahtangankan kendaraannya harus segera memblokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya agar tidak dikenakan pajak progresif.

Surat Pernyataan Blokir Kendaraan Bermotor

Lihat postingan ini di Instagram. Halo sobat pajak. Apakah Anda menjual mobil Anda? Apakah Anda belum melaporkan kendaraan Anda untuk dijual? Layanan pelaporan penjualan kendaraan kini dapat dilakukan secara online melalui website https://pajakonline.jakarta.go.id. Dokumen-dokumen yang perlu Anda persiapkan untuk diunggah ke kantor pajak Anda adalah sebagai berikut: 1. Fotokopi KTP pemilik kendaraan 2. Surat kuasa beserta materai (jika disetujui) dan fotokopi KTP (jika disetujui) 3 . Surat/Akta/Bukti Pembayaran 4. Fotokopi STNK/BPKB (jika ada) 5. Fotokopi Kartu Keluarga/KK 6. Surat pernyataan dapat diakses di bprd.jakarta.go Dapat dilakukan dengan mudah, akurat dan ramah pajak. ? Setelah menyampaikan laporan penjualan mobil melalui situs Sahabat Pajak (https://pajakonline.jakarta.go.id), tunggu hasil konfirmasi Samsat. #Pajak #JakartaTax #PajakMobil #SWDKLLJ #SamsatJakarta #BapendaJakarta #TMCPoldaMetroJaya #NTMCPolri #JasaRaharja #JktInfo #DKIJakarta @tmcpoldametro @ntmc_spoldametro @ntmc_poldametro @ntmc_spoldametro @@harjapt @@harjapt

Syarat blokir kendaraan bermotor, cara blokir surat kendaraan bermotor, persyaratan blokir kendaraan bermotor, cara blokir kendaraan bermotor, cara blokir kepemilikan kendaraan bermotor, blokir kendaraan bermotor online, blokir pajak kendaraan bermotor, blokir kendaraan bermotor, cara cek blokir kendaraan bermotor, cara blokir nama kendaraan bermotor, cara blokir kendaraan bermotor online, cara membuka blokir kendaraan bermotor

Leave a Comment