Cara Blokir Nama Stnk Motor

Cara Blokir Nama Stnk Motor – JAKARTA, KOMPAS.com – Pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (VRC) merupakan prosedur yang harus dilakukan setelah penjualan kendaraan bermotor.

Jika STNK diblokir, jika ingin membeli kendaraan baru tidak dikenakan pajak progresif. Dalam hal ini apabila kendaraan tersebut tidak diblokir maka kendaraan yang dijual tetap atas nama kami dan kendaraan baru tersebut dianggap sebagai kendaraan lain.

Cara Blokir Nama Stnk Motor

Cara Blokir Nama Stnk Motor

Wilayah DKI Jakarta Dasar hukum perpajakan progresif ditetapkan dalam Surat Keputusan Provinsi DKI Jakarta no. 2 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2010 tentang Pajak Kendaraan Bermotor.

Wajib Tahu! Ini Syarat Dan Cara Buka Blokir Pajak Kendaraan

Secara spesifik, Pasal 7 angka 1 menyebutkan kendaraan bermotor pertama milik pribadi dikenakan pajak sebesar 2 persen.

Kemudian, dikenakan pajak progresif sebesar 2,5 persen dan 3 persen terhadap kendaraan kedua dan ketiga atas nama pemilik yang sama.

Pengganda pajak progresif sebesar 0,5 persen untuk setiap tambahan unit kendaraan atas nama pemilik yang sama sampai dengan kendaraan ke-17.

Tentu saja, dalam hal perpajakan bertahap, besaran ganti rugi yang dibayarkan saat perpanjangan STNK akan bertambah. Oleh karena itu, sebaiknya segera blokir STNK setelah kendaraan terjual.

Surat Pernyataan Blokir Kendaraan Bermotor

Hal ini dapat dilakukan di kantor Sistem Manungal Terpadu (DPR) masing-masing daerah. Berikut dokumen yang diperlukan untuk memblokir STNK:

Apabila pemblokiran STNK dilakukan secara online, Anda harus mendaftar terlebih dahulu di website Pajak Jakarta Online pada link https://pajakonline.jakarta.go.id dengan menggunakan nomor induk kependudukan yang tertera pada KTP. Di bawah ini adalah petunjuk untuk memblokir STNK.

Setelah pemblokiran, status dapat dilihat melalui email atau ditampilkan pada kolom PKB. Anda dapat mengeceknya kembali melalui website pajak atau mengunjungi kantor Samsat terdekat.

Cara Blokir Nama Stnk Motor

Dengarkan berita terkini dan lagu pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal WhatsApp JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia sudah beberapa waktu menerapkan tarif pajak kendaraan bermotor progresif, salah satunya DKI Jakarta.

Blanko Surat Kuasa Blokir Stnk Mobil Dijual Template

Dengan kebijakan ini, warga yang memiliki lebih dari satu kendaraan dengan nama dan alamat yang sama akan dikenakan pajak progresif.

Setiap daerah mempunyai kebijakan berbeda mengenai ketentuan perpajakan progresif. Ada yang berdasarkan nama pemiliknya, ada pula yang berdasarkan nama dan alamat yang sama.

Kebijakan pajak progresif Jakarta antara lain Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 2 Tahun 2015 dengan perubahan Perda No. 8 Tahun 2010 tentang Besaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Progresif Orang Pribadi atas Kepemilikan Pertama.

Oleh karena itu, bagi pemilik kendaraan yang membeli dan menjual atau memindahtangankan kendaraannya agar segera memblokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) agar tidak dikenakan pajak progresif.

Begini Cara Mengetahui Pajak Stnk Kendaraan Diblokir, Jangan Sampai Kendaraan Jadi Bodong

Beberapa Samsat daerah kini bisa melakukannya secara online melalui website Samsat masing-masing daerah untuk memblokir STNK atau melaporkan penjualan.

Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Harlinya Ayu menjelaskan, untuk memblokir STNK pemilik kendaraan lama bisa dilakukan secara online.

“Setelah membuka link https://pajakonline.jakarta.go.id, pemilik melakukan pendaftaran menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” kata Harlina saat dihubungi.

Cara Blokir Nama Stnk Motor

Setelah registrasi dengan NIK dan nomor STNK, akan ditampilkan data kendaraan yang sesuai dengan NIK dan hanya perlu diblokir.

Sudah Dijual, Ini Cara Blokir Stnk Kendaraan

4. Persyaratan upload seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), surat kuasa, bukti pembayaran, copy STNK atau BPKB, jika ada. Setelah itu, klik Kirim

Dengan langkah sederhana pemblokiran online ini, pemilik kendaraan lama tidak perlu datang ke Kantor MP untuk memblokir kendaraan yang dijual.

Dengarkan berita terkini dan lagu pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp. Pemblokiran STNK online sangat mudah karena tidak perlu datang ke kantor Samsat. (Foto: /Muhammad Ikhsan)

Anda perlu mengetahui cara pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) jika kendaraan dijual ke pihak lain. Salah satu cara memblokir penjualan STNK adalah melalui Internet.

Stnk Dan Bpkb Hilang? Jangan Panik, Coba Cara Ini

Jika STNK Anda tidak diblokir, otoritas setempat bisa mengenakan pajak progresif atas kepemilikan kendaraan baru. Pajak progresif merupakan biaya yang dibayarkan oleh pihak yang memiliki lebih dari satu kendaraan.

Besaran pajak kendaraan kedua lebih tinggi dibandingkan pajak kendaraan pertama. Lalu bagaimana cara blokir STNK online?

Pemblokiran STNK online sangat mudah karena tidak perlu datang ke kantor Samsat. Namun setiap daerah mempunyai cara tersendiri untuk memblokir STNK online.

Cara Blokir Nama Stnk Motor

Salah satu daerah yang menerapkan pemblokiran web adalah DKI Jakarta. Langkah selanjutnya untuk memblokir STNK online mengacu pada Instagram Humas Pajak Jakarta.

Populer Otomotif] Cara Blokir Stnk Agar Tak Kena Progresif

Setelah itu, status pemblokiran dikirimkan melalui email atau ditampilkan pada kolom PKB. Jika masih belum ada laporan, Anda dapat menghubungi Jakarta Tax Hello Service di 1500177.

Jika rincian di atas kurang lengkap, sebaiknya Anda datang ke kantor Samsat untuk mengurusnya. Jika surat kuasa diblokir, jangan lupa membawa KTP, STNK, Kartu Keluarga, Stempel asli, dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Jakarta, KOMPAS.com asli yang sesuai dengan nama pemilik kendaraan. Kendaraan tersebut harus dijual oleh pemilik kendaraan atau kendaraan tersebut tidak dijual.

Pelaporan penjualan kendaraan dilakukan agar nantinya ketika pemilik ingin membeli kendaraan baru, ia terhindar dari pajak kepemilikan kendaraan bermotor yang bertingkat.

Untuk pemblokiran STNK, pemilik kendaraan bisa langsung menghubungi kantor pelayanan Sistem Terpadu Satu Pintu (Samsat) di wilayahnya.

Wajib Tahu! Ini Cara Mengurus Stnk Hilang Dan Biayanya

Untuk mengajukan SPT atau pemblokiran STNK, syaratnya harus dipenuhi. Syarat pemenuhannya antara lain:

Namun bagi Wajib Pajak yang tidak sempat datang ke kantor Samsat, proses pemblokiran STNK saat ini dapat dilakukan secara online melalui https://pajakonline.jakarta.go.id.

Harlina Ayu dari Bagian Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menjelaskan, pemblokiran STNK pemilik kendaraan lama bisa dilakukan secara online.

Cara Blokir Nama Stnk Motor

“Anda bisa membuka website Taksi Online Jakarta lalu melakukan registrasi sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda yang akan langsung tersinkronisasi dengan informasi kendaraan Anda,” kata Harlina.

Langkah Melakukan Blokir Stnk Secara Online Setelah Jual Kendaraan Halaman All

Setelah mendaftar di website menggunakan NIK yang tertera pada STNK kendaraan yang akan diblokir, akan ditampilkan data terkait kendaraan tersebut.

Periksa kembali apakah informasi tertulis relevan dan akurat. Setelah dilakukan pengecekan dan konfirmasi bahwa data kendaraan yang dijual adalah data, langkah selanjutnya adalah pemblokiran.

Tunggu beberapa saat kemudian laporan pemblokiran STNK akan ditampilkan di layar monitor atau dikirimkan melalui email sesuai data yang pertama kali dimasukkan.

Setelah membeli kendaraan bekas seperti sepeda motor atau mobil, sebaiknya segera dilakukan pergantian nama. Sebab, status kepemilikan kendaraan yang dibeli adalah atas nama pemilik sebelumnya.

Hapus Pajak Progresif, Ini Cara Blokir Stnk Motor

Pergantian nama pemilik baru memudahkan segala proses administrasi, seperti pembayaran pajak kendaraan tahunan, karena tidak perlu meminjam KTP pemilik sebelumnya.

Namun terkadang ada situasi dimana Nomor Registrasi Kendaraan (VTN) hilang sebelum proses pergantian nama dilakukan. Yakni STNK yang menjadi salah satu dokumen yang wajib Anda bawa sebagai syarat pergantian nama.

Penjualan kendaraan tanpa plat nomor juga dilakukan. Secara umum, kendaraan bekas tanpa dokumentasi jenis ini lebih murah dan memberikan kompensasi kepada pembeli atas kekhawatiran kehilangan plat nomornya.

Cara Blokir Nama Stnk Motor

Untuk melakukan proses ganti nama tanpa STNK, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengajukan surat kehilangan kepada pihak kepolisian di Polda.

Tidak Perlu Ke Samsat, Ini Cara Blokir Surat Kendaraan Yang Sudah Dijual

Surat kehilangan ini berfungsi sebagai blok data STNK lama yang hilang. Blok ini didesain agar tidak muncul karakter ganda saat menemukan STNK lama. Artinya STNK yang ditandai hilang dinyatakan tidak berlaku.

Secara umum, dokumen lain yang perlu disiapkan untuk proses balik nama sama saja, yakni BPKB asli beserta fotokopinya, KTP pemilik baru, kwitansi pembelian kendaraan bermaterai Rp 10.000, serta bukti fisik kendaraan yang sesuai. Pemeriksaan dilakukan di Samsat.

Penggantian Nama STNK Setelah membayar pajak kendaraan dan mendapatkan STNK atas nama pemilik baru, langkah selanjutnya adalah mengganti nama BPKB.

Dengan STNK baru, proses pergantian nama BPKB tidak lagi memerlukan STNK lama atau surat kehilangan dari kepolisian.

Anti Kena Pajak Progresif Begini Cara Blokir Stnk Motor Online Untuk Yang Sudah Terjual

Pemohon harus menyiapkan berkas berupa STNK baru, BPKB lama beserta fotokopinya, fotokopi KTP, surat keterangan pemeriksaan fisik yang dilegalisir, dan fotokopi kendaraan yang bersangkutan. Bukti pembelian.

Dengarkan berita terkini dan lagu pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan untuk menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel Anda Idul Fitri 1445 Hijriah: Kami masih menunggu hasil sidang Isbaad sholat bulan Ramadhan. Lihat rekomendasi ucapan selamat Idul Fitri. Fitri 1445 Hijriah, Nuzulul Qur’an, Santri Pondok Pesantren Yaspid berusaha memahami Al-Qur’an lebih dalam.

Beranda Ekonomi Fashion Kehidupan dan Cinta Tak perlu ke Samsat, caranya blokir kendaraan yang sudah terjual

Cara Blokir Nama Stnk Motor

— Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) harus segera diblokir jika diduga telah dijual kepada pihak lain. Tidak perlu ke Samsat. Sebab, jika pemilik pertama tidak memblokirnya, pemerintah daerah bisa mengenakan pajak progresif atas kepemilikan kendaraan baru.

N Journal: Cara Menghindari Pajak Progresif Dan Memblokir Kendaraan Bermotor Di Samsat (offline)

Pajak progresif merupakan biaya yang dibayarkan oleh pihak yang memiliki lebih dari satu kendaraan. Besarnya pajak kendaraan kedua dan selanjutnya lebih tinggi dibandingkan pajak kendaraan pertama.

Caranya sangat mudah, Anda bisa melakukannya secara online atau online tanpa harus datang ke samsat. Namun setiap daerah mempunyai cara tersendiri untuk memblokir STNK online.

1. Login ke https://pajakonline.jakarta.go.id 2. Daftar di KTP NIK pemilik STNK kendaraan yang didaftarkan 3. Pilih menu PKB 4. Klik menu Pelayanan 5. Pilih jenis kendaraan layanan pemblokiran 6. Anda dapat memblokir Pilih nomor kendaraan yang diinginkan 7. Upload dokumen lengkap 8. Klik Kirim.

Kemudian status pemblokiran dikirimkan melalui email atau ditampilkan pada kolom PKB. Jika belum

Begini Cara Mengetahui Pajak Kendaraan Diblokir Atau Tidak

Leave a Comment